Tuesday, August 27, 2013

MOVIE MELULU : Cara Menurunkan Ekspektasi

HELLO!

Selamat datang di MOVIE MELULU ! Sebuah bagian kecil dalam blog gue dimana gue bisa ngebahas tentang dunia perfilman. Gue emang suka banget sama dunia film, ga cuman masalah nonton, tapi produksi juga, jadi di #MovieMelulu gue bisa bagi-bagi cerita dan tips seputar dunia film yang gue cintain banget.

Yuks mulai.
Ekspektasi apa yang mau diturunin?

Kadang kalo kita mau nonton film, pasti kita berharap film itu bagus. Kadang beberapa film bisa mendapat harapan lebih, ntah karena hype diantara yang udah nonton, karena didasarin dari sesuatu yang udah terkenal (kayak buku atau game), mungkin juga karena ada Emma Stone.

"the higher you fly, the harder you fall"

Semakin tinggi ekpektasi kita, semakin besar kemungkinan untuk dikecewakan. Gue yang pencinta film, ngerasain ini banget. Sering banget gue dikecewain sama film-film yang udah gue tunggu lama dan berharap filmnya bagus, contohnya The Avengers. Gue nunggu filmnya udah dari kemunculan pertama Nick Fury di Iron Man. Ta unya... meh.

Source


Jadi, gue ada nih tips-tips supaya ekspektasinya engga ketinggian waktu mau nonton:





1. The less you know, the better
Inget ga postingan "Kenapa trailer merusak segalanya"? Semakin kita (kesannya) tau tentang filmnya, semakin kita ngebayangin filmnya bakal kayak apa, dan tentu banyak yang kalo ngebayangin mah yang bagus-bagus dan seksi-seksi (ets!).  Jadi, semakin lo engga kepo sama filmnya, makin bagus. Bahkan kalo bisa, lo cuman tau premisnya.

Contoh, waktu mau nonton King's Speech, yang lo tau adalah itu film tentang "raja yang ga bisa ngomong di depan orang banyak". Dengan gitu, yang ngebuat lo tertarik dengan suatu film adalah murni ceritanya.

Waktu jamannya film The Amazing Spider-Man, gue berhasil tuh sampe H-3 mau nonton, gue bahkan ga tau siapa musuhnya sampe suatu saat gue lagi main ke Toys City dan ngeliat action figure The Lizard. shit. Dalam sekejap gue bisa ngebayangin plotnya segala macem. Rasanya tuh kayak lo udah capek-capek ngebuat istana pasir, tau-tau ada anak kecil yang dateng dan nendang-nendangin sampe ancur. Rasanya lo pengen nendang anak kecil itu ke laut. Tapi ga bisa.

2. Seperti slogannya Jusuf Kalla, Lebih cepat lebih baik
Kalo filmnya udah keluar, secepet mungkinlah tonton. Yang pertama kalau kata kang Joko Anwar, dengan kita nonton film di hari pertama, kita lebih ngehargain filmnya. Ih, gimana tuh? Karena pihak bioskop menentukan berapa lama sebuah film berada dalam bioskop dilihat dari penonton di hari pertama.

Yang kedua, dan yang lebih nyambung sama tema MOVIE MELULU hari ini, supaya lo engga kemakan pendapat orang lain. Contoh beberapa hari yang lalu gue nonton The Conjuring.

Source


Kata orang-orang filmnya serem banget. Ada yang bilang nontonnya harus pipis dulu sebelumnya supaya engga pipis di celana. Pas gue nonton.. biasa aja seremnya. Ya, serem sih, cuman engga selebay yang orang bilang. Jadinya, gue udah mempersiapkan mental dan fisik untuk sesuatu yang serem banget terus waktu nonton jadi engga terlalu kerasa seremnya. Atau mungkin gue yang engga hanya ganteng tapi juga pemberani seperti kuda? Engga sih biasanya gue lemah banget kok soal yang mistis-mistis gitu.  Karena gue udah menetapkan standar yang sangat tinggi akibat kicauan orang-orang lain tentang film itu.

3. Think the opposite
Misalnya kamu mau nonton film komedi, tontonlah film yang serius dan menegangkan sebelumnya, karena kamu bakal ngehilangin standar kelucuan yang ada. Kalau kamu nonton film komedi juga sesaat sebelum nonton, kamu akan ingat sama kelucuan film-film yang sebelumnya sehingga menjadi standar bagi film yang akan kamu tonton.

Tentu ini berlaku ke semua genre ga cuman komedi. Mau nonton horror seperti Tali Pocong Kuntilanak Ngesot Kesurupan? Jangan nonton V/H/S/2 sebelumnya! Hilangin image horror itu seperti apa supaya kalo kamu nontonnya, kamu akan mendapatkan pengalaman yang baru.

Contoh mudah :
Sebelum nonton
Source
tontonlah

Source

Question of the day : Pernah ga kamu ngerasa kecewa dengan film yang kamu udah nanti-nanti? Film apa itu?

---------------------------------------------------------------------------------------------------------

#BTWmoment

1. Tentang post sebelumnya, galau bets ya. Cuman gue rasa blog itu adalah salah satu tempat yang enak buat berteriak pada dunia. Seperti orang marah yang berteriak kencang pada lapangan dan ngerasanya nyaman.. atau mungkin orang itu gila, ga tau juga sih

2. Gue lagi nyiapin sesuatu yang spesial banget dan lagi under development, jadi stay tuned terus ya untuk -update tentang KVNSARU and The Bananas!

7 comments:

  1. aku sering tuh ngalamin kaya gitu. temen-temen aku bilang filmnya gini lho, gitu lho, bikin pengen cepet-cepet nonton, tapi ternyata ngga segitunya juga.
    haha ahli banget nih bikin tips ginian. tararengkyuu :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. mungkin pesannya, jangan percaya teman-temanmu lagi! waspadalah! waspadalah!

      Delete
  2. Kalo menurut gue filem yg bkin dak,,, dik,,,duk tu nonton filem horor,,,
    Lagi seru" nya nonton eee ,ongol penampakan tiba" kan kaget :)))

    ReplyDelete
  3. Sebenernya tergantung menikmati nontonnya aja sih.
    Tapi, bener sih kebanyakan orang lain. Kalo nonton itu pasti nanya pendapat orang lain dulu. Dan, menurut gue itu bagus. Iya, biar setelah nonton nggak terlalu dikecewain. Misalnya paranormal activity 4, sumpah itu nggak bagus. -_-

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener, sebenernya nanya-nanya itu buat referensi sedikit aja, nonton apa engga, tapi kalo masalah bagus apa engga, jadi pendapat kita sendiri

      Delete
  4. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete

The Good Ones, be part of them!